Hipotesis Awal kepercayaan konsumen terhadap pembelian secara Online

menurut

(Lee dan Turban, 2001; Yoon, 2002):

H: Disposisi kepercayaan pribadi yang positif berkaitan dengan kepercayaan awal online dalam komersial online.

(Pavlou, 2003). Transaksi Online memiliki tiga karakteristik yang berbeda dari tradisional transaksi:

(1)  interaksi menggunakan teknologi yang luas;

(2) pasti temporal karakter, impersonal dari transaksi online lingkungan;

(3) terbuka, tidak terduga, dan teknologi infrastruktur selama proses transaksi online (Badan Pavlou, 2002; Pavlou, 2003).

(Wang, 2003). Kepercayaan online berpengaruh positif terhadap niat beli (Yoon, 2002; Grabner-Krauter dan Kaluscha, 2003; Pavlou, 2003; Gefen dan Straub, 2004):

H: Kepercayaan awal online dan keakraban dengan pembelian online yang positif terkait dengan niat beli konsumen dalam komersial online.

(Gefen, 2000, hal 727). Keakraban menyediakan dua pendekatan untuk membangun kepercayaan, termasuk:

(1) menawarkan kerangka kerja untuk harapan masa depan; dan

(2) menciptakan ide-ide besar harapan konsumen didasarkan pada sebelumnya interaksi (Gefen, 2000).

(Shim dan Drake, 1990):

H:  Keakraban dengan transaksi online yang positif berkaitan dengan niat pembelian dalam komersial online.

PEMBAHASAN

Keakraban dengan transaksi online dan kepercayaan awal online adalah faktor penentu positif yang mempengaruhi niat konsumen untuk membeli produk atau jasa, apalagi, keakraban dengan transaksi online adalah yang paling penting dan menjadi faktor positif yang mempengaruhi niat membeli konsumen, bahkan jika mereka memiliki pengetahuan yang terbatas tentang situs web (Doney dan Cannon, 1997; Gefen, 2000). Sebuah tingkat yang lebih tinggi dari kepercayaan awal online dapat memicu tingkat yang lebih tinggi intensi untuk membeli (Balasubramanian et al, 2003.;Yoon, 2002; Grabner-Krauter dan Kaluscha, 2003). Sebelum pengalaman belanja online ini berpengaruh penting dan berpengruh langsung terhadap niat beli online sebelumnya atau pengalaman transaksi sama membantu konsumen dalam memprediksi informasi masa depan pencarian, dalam pilihan format belanja, dalam memenuhi pengalaman pembelian online, dalam mengembangkan sikap percaya terhadap sebuah situs web, serta menurunkan tingkat risiko yang dirasakan konsumen (Shim et al, 2001.).

http://liasetianingsih.wordpress.com/2010/11/14/translate-jurnal-softskill/

http://prihantoro.staff.gunadarma.ac.id

Pos ini dipublikasikan di Uncategorized. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s